Blogger Layouts

Pages

18 Oktober, 2009

Andre Hirata

Balik pada citer seorang Mamat yg kusyuk bercerita tentang novel karangan Andrea Hirata.. Dalam bercerita aku cuba mengerling kat tangannya..Sah!! Die dah pegang Novel Maryamah Karpov tu n sekrang die cuba nak promote pada aku betapa hebatnye novel tersebut.. huhu

" Novel ni kan sambungan daripada cerita Laskar Pelangi..Kalau awak nak best awak ble baca Laskar Pelangi dulu n novel satu lagi..hurmm hurmm....""..tetiba die diam n macam memikir..

Haha.. aku dengar je.. aku tau die tak ingat name novel tu... N aku ckp balik kat die..

"Novel Laskar Pelangi tu ade kat belakang"..sambil senyum..

Die mengiyakan dan die pergi kebelakang rak..Aku cuba belek2 novel tu.. wow.. RM 26.90 tak silap aku..aku diam (diam sbb dlam dompet aku ade 20 hinggit je) ;((.. Tiba2 die datang balik kat aku sambil tersenyum... aku ingatkan ape rupe2nye die nak sambung citer die balik...

" Novel satu lagi tu tajuk Sang Pemimpi."...nampak mcm berpuas hati dengan penerangannya..

Aku diam seraya tertanya2 kenapa die begitu teruja nak menceritakan kisah novel tu pada aku.. Aku buat andaian berkemungkinan die juga berfikir aku ni kaki novel.. Oh no!..Aku takde dwet n aku x tergamak nak melukakan hati die.. Aku pegang novel tu n buat mcm berminat..huhu..dasar penipu kan..

Dalam berbasa basi aku terangkan kat die sebenarnya aku nak cari novel Ketika Cinta Bertasbih..Die suruh aku cari kat depan tapi dalam masa yang sama die cakap kat aku..konon2nya nak menangkan die jugak..

" Tryla tgkkat depan. Tapi kalo saye tak suke bace novel yang x ada isi..maksudnye bile habis bace mcm tu je x dapat ape2.. Sy suke novel indon ni sebb bahasa die tajam n ada ilmu.. Andre Hirata ni buat novel tentang masyarakat.."

Tu die.. nak menangkan die.. Die pun berlalu n aku pun pegi depan cari Novel Ketika Cinta Bertasbih.. Harganya pun agak mahal.. Takapela..aku x beli pon.. Sekurang2 nye nanti bile masa aku mampu beli, aku tahu novel mana yang patut dan berkualiti untuk aku beli n aku patut berterima kasih pada die.. Alahai.. Sungguh aku lupa untuk berteima kasih pada die atas penerangan ikhlas Die..

Rentetan cerita tu,.. Aku cuba cari novel ni kat tenet,n untuk itu,, aku sudi kongsikan novel ini untuk tatapan pembaca..
Laskar pelangi sampul.jpg

Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.

Dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah.

Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini.


Sang Pemimpi sampul.jpg

Dalam Sang Pemimpi, Andrea bercerita tentang kehidupan ketika masa-masa SMA. Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan si kuda. Ikal- alter egonya Andrea Hirata. Arai-saudara jauh yang yatim piatu yang di sebut sempei keramat karena anggota keluarga terakhir yang masih hidup dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron-seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup.

Ketiganya (mati?) dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Bukan Main, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari, dari ketagihan mereka menonton film panas di bioskop dan akhirnya ketahuan guru mengaji mereka , perpisahan Jimbron dengan ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah diJakarta yang akhirnya membuat mereka berdua terpisah tetapi tetap akan bertemu di Perancis. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar , sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi.


MaryamahKarpov1.jpg

Keberanian dan keteguhan hati telah membawa Ikal pada banyak tempat dan peristiwa. Dengan sepenuh hati, Ikal rela berlayar mengunjungi pulau "Batuan" atau lebih dikenal sebagai pulau tempat para lanun berkumpul dan bersembunyi dari polisi. Ikal bersusah payah ke pulau itu hanya untuk bertemu A Ling, ia tidak peduli akan nyawanya. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar. Dapatkah keduanya bertemu kembali? Novel ini menceritakan semua hal tentang Laskar Pelangi, A Ling, Arai, Lintang, dan beberapa tokoh dalam cerita sebelumnya. Tetap dengan sihir-sihir yang berupa kata-kata dalam bentuk tulisan, Anda akan dibawa Andrea pada kisah-kisah yang menakjubkan sekaligus mengharukan.

0 Comments:

Post a Comment